News Flash
IAIN TULUNGAGUNG

MAGISTER PAI SELENGGARAKAN WORKSHOP PENGUATAN METODOLOGI PENELITIAN BAGI MAHASISWA

Pascasarjana Newsroom– Hari ini (21/02), Magister (S-2) Pendidikan Agama Islam (PAI) Pascasarjana IAIN Tulungagung menggelar workshop bagi mahasiswa bertajuk “Workshop Penguatan Kapasitas Keilmuan Metodologi Penelitian Tesis Berwawasan Islam Nusantara”. Hadir dalam kegiatan ini Akhyak selaku Direktur Pascasarjana, Agus Zaenul Fitri selaku Kaprodi S-2 PAI, Lailatuzz Zuhriyah selaku Sekretaris Prodi S-2 PAI, Akh. Muzakki dan Mujamil Qomar sebagai narasumber, serta mahasiswa S-2 PAI angkatan tahun 2018 dan 2019.

Kegiatan yang digelar di dua tempat (auditorium lantai 5 dan aula lantai 1 gedung Pascasarjana) ini berjalan dengan lancar. Tak kurang dari 135 mahasiswa S-2 PAI yang antusias mengikuti kegiatan ini. Kegiatan dibuka secara langsung oleh Direktur Pascasarjana IAIN Tulungagung. Dalam sambutannya, Akhyak memberikan apresiasi kepada Prodi S-2 PAI yang senantiasa berinovasi dan berupaya menjaga kualitas prodi. Akhyak berharap kepada seluruh mahasiswa agar mengikuti workshop hingga akhir, mengingat narasumber yang dihadirkan adalah para pakar pendidikan dan kajian Islam Nusantara yang sudah sangat dikenal masyarakat akademik karena produktivitas keilmuannya yang luar biasa. “Saya berharap hasil dari workshop ini nanti, mahasiswa tidak hanya mampu membuat tesis yang berkualitas yang sejalan  dengan visi prodi, tetapi juga mampu menulis jurnal yang berkualitas pula sebagai syarat untuk menyelesaikan jenjang magister di Pascasarjana IAIN Tulungagung.

Pada dasarnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penataan prodi yang dilakukan oleh pengelola Prodi S-2 PAI. Salah satu upaya penataan prodi tersebut adalah dengan melakukan reorientasi tugas akhir mahasiswa agar sejalan dengan visi prodi. Sebagaimana diketahui bahwa visi Prodi S-2 PAI adalah “Menjadi program magister yang unggul, professional dan  inovatif dalam Pendidikan Agama yang berwawasan Islam Nusantara pada tahun 2025”. Melalui visi ini, Prodi S-2 PAI senantiasa mengarahkan setiap langkahnya untuk mengarah pada pencapaian visi tersebut.

Salah satu hal yang menjadi fokus penataan prodi adalah pada reorientasi tugas akhir mahasiswa (tesis). Dalam hal ini, Prodi S-2 PAI melakukan evaluasi diri dan mengamati bahwa tesis mahasiswa lebih cenderung berupa pengulangan-pengulangan judul, dan yang membedakan hanya pada lokus penelitiannya saja. Sementara itu, corak khas Prodi S-2 PAI yang berwawasan Islam Nusantara sangat jarang sekali muncul dalam judul tesis mahasiswa. Untuk itu, salah satu strategi untuk melakukan reorientasi tersebut adalah dengan mengikutsertakan mahasiswa dalam sebuah forum akademik yang dikemas dalam bentuk workshop metodologi penelitian berwawasan Islam Nusantara ini, terang Lailatuzz selaku Sekprodi S-2 PAI.

Agus Zaenul Fitri menerangkan bahwa urgensi penyelenggaraan workshop metodologi penelitian berwawasan Islam nusantara tersebut adalah karena sebagian mahasiswa masih kebingungan dalam memilih judul yang relevan dengan visi prodi tersebut. “Di satu sisi, penguatan perspektif kajian Islam nusantara menjadi suatu keniscayaan bagi mahasiswa prodi s-2 PAI Pascasarjana IAIN Tulungagung guna memberikan warna yang berbeda bagi lulusan s-2 PAI Pascasarjana IAIN Tulungagung dengan s-2 PAI pada PTKI lainnya. Dan di sisi lainnya, tuntutan akreditasi prodi yang mensyaratkan agar segala hal harus senantiasa dikembalikan kepada khittah prodi menjadi hal yang harus dipenuhi oleh prodi”, pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh mahasiswa Prodi S-2 PAI mendapatkan manfaat dari kegiatan tersebut untuk meningkatkan kapasitas keilmuan mereka. Tujuan akhirnya, seluruh mahasiswa Prodi S-2 PAI tersebut dapat menyelesaikan studinya dengan baik dan menjadi lulusan yang berkualitas sesuai dengan profil lulusan yang telah ditetapkan oleh prodi. (El-Zet)